Viral! Wanita Hamil di Purwokerto Terjambret dan Ditusuk – Terungkap Motif Tersembunyi!

Berita, Viral182 Dilihat

Suatu insiden mencengangkan terjadi di Purwokerto.

Dimana seorang wanita yang sedang mengandung 5 bulan, mengaku menjadi korban penjambretan dan penusukan oleh individu tak dikenal.

Namun, kini polisi telah mengungkap fakta-fakta baru yang mengubah pemahaman kita tentang peristiwa ini.

Menurut informasi yang dihimpun oleh pihak kepolisian, korban melakukan tindakan ini dengan maksud mendapatkan perhatian dari orangtuanya.

Kompol Agus Supriadi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas.

Beliau menjelaskan bahwa korban melakukan semua ini setelah menerima pesan WhatsApp dari adiknya.

Dimana mengindikasikan bahwa ibunya sering mendapat perlakuan tidak baik dari ayah tirinya.

“Oleh karena itu, korban memutuskan untuk mencari perhatian ayah tirinya dengan tindakan dramatis ini, agar ayah tirinya berhenti memarahi ibunya.”

kata Agus dalam pesan singkat yang dikirimkan pada Selasa (19/9/2023).

Lebih lanjut, Kasatreskrim mengungkapkan bahwa, sesuai dengan fakta yang ditemukan, wanita tersebut pada kenyataannya tidak sedang hamil.

Korban melakukan tindakan tersebut dengan sendirinya, bahkan membeli pisau senilai Rp40 ribu untuk tujuan ini.

Ia kemudian pergi ke lokasi kejadian dan menusuk dirinya sendiri di bagian perut sebelah kiri.

Adapun perihal kalung emas yang ditemukan di jalanan, ternyata itu adalah korban yang melepaskannya dengan sengaja.

Korban menciptakan ilusi seolah-olah sedang menjadi korban penjambretan.

“Semua ini dilakukan karena korban merasa sangat kasihan pada ibunya, yang selalu menderita akibat perlakuan buruk dari ayah tirinya,” tambahnya.

Sebelumnya, beredar berita bahwa seorang wanita hamil lima bulan di Purwokerto menjadi korban penjambretan dan penusukan pada Minggu (17/9/2023) sekitar pukul 21.00 WIB.

Peristiwa penjambretan terjadi di Jalan Pahlawan Gg X RT 3 RW 4, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan.

Baca juga:
Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Septic Tank Cilacap

Korban, yang berusia 21 tahun dan dikenal dengan inisial LC, tinggal di Jalan Margantara RT 8 RW 4, Kelurahan Tanjung, Purwokerto Selatan.

Saksi-saksi melibatkan ayah korban, yaitu Kustrianto (40), serta Suprianto (40), yang adalah penjaga malam di bus Sinas Mas.

Menurut kronologi kejadian, pada Minggu (17/9/2023) sekitar pukul 21.00, korban tengah mengendarai sepeda motor dari arah timur Jalan Pahlawan menuju rumahnya.

Ketika sampai di lokasi kejadian, di Jalan Pahlawan gang tembus jalan Margantara di samping barat kantor Kelurahan Tanjung.

Dia dilaporkan menjadi korban penjambretan dan penusukan oleh seorang individu tak dikenal yang menggunakan sepeda motor.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan psikiater untuk memahami lebih lanjut kondisi mental korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *