Seorang Dosen Penerbad Semarang Asal Amerika Ditemukan Meninggal di Apartemen

Berita238 Dilihat

Sebuah kejadian yang menyedihkan terjadi di kota Semarang, Jawa Tengah.

Scott Matthew (46), seorang instruktur dari Amerika Serikat yang mengajar di Pusat Pendidikan Penerbang Angkatan Darat Semarang, ditemukan telah meninggal dunia di dalam apartemennya yang terletak di Jalan Sinabung I, Wonotingal.

Scott Matthew telah menjadi bagian dari komunitas penerbangan di Semarang sejak November 2022, membimbing calon pilot dari Indonesia.

Ia adalah seorang purnawirawan tentara Amerika Serikat yang membawa pengalaman berharga ke dunia pendidikan penerbangan di Indonesia.

Baca juga:
Pria Asal Banyumas Nekad Bunuh Diri saat Live Streaming di Instagram

Sayangnya, informasi mengenai penyebab kematian Scott masih belum jelas.

Diketahui bahwa sebelum meninggal, ia telah menjalani beberapa kali rawat jalan di Rumah Sakit Siloam Semarang, meskipun jenis penyakit yang dideritanya belum terungkap.

Menurut Iptu Handri Kristanto, Kapolsek Candisari Polrestabes Semarang, Scott sempat mengeluhkan kesehatannya kepada petugas kebersihan apartemen hanya tiga hari sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Indikasinya adalah sering mengeluhkan ketidaknyamanan fisik kepada staf kebersihan apartemen,” ungkapnya.

Pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan apartemen pada Jumat (1/9/2023) sekitar pukul 07.00 WIB, kematian Scott Matthew merupakan kejutan yang mendalam bagi komunitas penerbangan di Semarang.

Berita lainnya:
Ratusan Awak Angkudes Baturraden Berunjuk Rasa ke Kantor Dishub Banyumas

Korban, yang berasal dari negara bagian Florida, Texas, Amerika Serikat, kini dalam pengusutan penyebab kematiannya.

Tim Inafis Polrestabes Semarang yang melakukan pemeriksaan tubuh korban tidak menemukan tanda-tanda kekerasan, mengecualikan kemungkinan kematian akibat tindak kejahatan.

Mayat Scott Matthew telah dievakuasi ke RSUP Kariadi Semarang pada pukul 11.05 WIB untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepergian seorang guru yang berdedikasi ini meninggalkan duka mendalam di antara rekan-rekan dan siswa di Pusat Pendidikan Penerbang Angkatan Darat Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *